Eksplorasi Alam Kota: Belajar Ekosistem di Taman Ria Rio

Admin_sma21jkt/ April 8, 2026/ Berita, Pendidikan

Jakarta terus berbenah dalam mengelola sumber daya airnya melalui revitalisasi waduk yang kini juga difungsikan sebagai ruang publik yang edukatif dan rekreatif. Program Eksplorasi Alam Kota bagi para pelajar kali ini berfokus pada Taman Ria Rio di Jakarta Timur, sebuah waduk buatan yang memiliki peran krusial sebagai pengendali banjir di wilayah sekitarnya. Melalui kunjungan ini, siswa diajak untuk memahami siklus air dalam sistem drainase perkotaan yang kompleks dan bagaimana infrastruktur waduk bekerja untuk menampung volume air hujan yang berlebih guna mencegah bencana banjir di pemukiman warga melalui rekayasa teknik pengairan.

Dalam kegiatan Eksplorasi Alam Kota, siswa belajar mengenai teknologi pengolahan air limbah secara biologis menggunakan tanaman air tertentu seperti eceng gondok sebagai media filtrasi alami. Secara biologis, mereka mengamati proses pemurnian air di mana tanaman tersebut menyerap kandungan logam berat dan bakteri berbahaya, menjadikannya sistem pembersihan air yang ramah lingkungan dan murah biaya. Siswa juga diajak untuk mengenali berbagai jenis burung air dan serangga yang kembali mendiami area ini, menunjukkan bahwa pemulihan ekosistem yang tepat dapat menghidupkan kembali rantai makanan di tengah kota yang penuh dengan polusi industri.

Aktivitas fisik dalam agenda Eksplorasi Alam Kota meliputi observasi struktur tanggul waduk dan sistem pintu air otomatis yang dikendalikan oleh sensor ketinggian air. Siswa diberikan penjelasan teknis mengenai sistem pompa air berkapasitas besar yang bertugas membuang air waduk ke sungai utama saat cuaca ekstrem terjadi. Pengetahuan ini memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya disiplin teknik dalam manajemen bencana perkotaan. Keberadaan pohon Baobab raksasa yang eksotis di sekeliling taman juga memberikan materi tambahan mengenai botani dan adaptasi pohon dari wilayah gersang Afrika di lahan basah Indonesia yang subur.

Program Eksplorasi Alam Kota di Taman Ria Rio ditutup dengan kampanye kesadaran untuk tidak membuang sampah plastik ke saluran air yang bermuara di waduk. Siswa diharapkan menyadari bahwa kerusakan ekosistem waduk akibat sampah dapat berakibat fatal bagi sistem pengendali banjir kota secara keseluruhan. Pengalaman langsung ini menumbuhkan kesadaran ekologis yang kuat di dalam diri setiap siswa untuk lebih menghargai setiap tetes air bersih dan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Taman Ria Rio menjadi bukti bahwa dengan teknologi dan kepedulian manusia, lahan yang gersang dan tercemar dapat diubah kembali menjadi paru-paru kota yang hijau dan bermanfaat.

Share this Post